Continue from prevoius similar subject...
Kadang ada orang yang bilang...
orang bisa jadi pengusaha karena
satu hal yaitu "terpaksa" terpaksa karena tidak ada
pilihan hidup sehingga hal yang lazim
pengusaha-pengusaha yang lahir banyak mempunyai latar
belakang kesulitan hidup (Do, yatim piatu, ngelamar
kerja tidak dapat-dapat,tidak puas atau tersisih dari
lingkungan kerja) ada ungkapan dari Pak Purdie Chandra
(pimpinan Primagama)yang merupakan pengalaman pribadi
beliau
"Mulailah bisnis di saat kita tidak punya apa-apa,
kita akan bermimpi tentang masa depan kita, tertantang
menggapainya dan berusaha keras untuk mewujudkannya"
lalu ada terpaksa terlahir dari keluarga kaya dan
biasa menikmati banyak fasilitas sehingga dia terpaksa
jadi pengusaha karena kalau jadi pegawai tidak akan
mencukupi kebutuhan materi dan batin juga. seperti
Anthony Salim terpaksa jadi pengusaha sebab kalau jadi
pegawai sepertinya tidak akan mencukupi kebutuhannnya.
banyak teman-teman yang merintis bisnis akhirnya
kembali bekerja... (bukan curhat pribadi lho..:) itu adalah
hal yang lumrah dan tidak berarti semangat mereka
berwirausaha padam.
ada pengalaman menarik dari Pak Yana Alumni Elektro
ITB (Direktur Quasar pengusaha alat wartel di Bandung)
beliau beberapa kali sejak kuliah merintis bisnis tapi
terus gagal dan bubar kelompok bisnisnya ketika mentok
beliau memilih kembali bekerja dan kuliah. dan itu
terus berulang-ulang beliau lakukan.
bisnis-bangkrut-kerja- bisnis-bubar-kuliah
berulang-ulang sampai akhirnya dia menemukan
peluangnya di bisnis telekomunikasi dan sukses.bahkan
kolonel sanders kalau ngk salah nih berhasil menemukan
resep n bisnis ayamnya di usia 53 tahun kalau ngk
salah ya...kalau kita janganlah keburu
mati.....he.he.he
bukan hanya Pak yana.pemilik jaringan kurir FeDex n
Repex Indonesia dahulunya juga adalah karyawan
perusahaan minyak. sadar bahwa usahanya masih merintis
dan butuh banyak investasi serta keuntungan belum
mencukupi, beliau bekerja sambil berwirausaha hampir 5
tahun dua hal itu beliau lakukan sampai akhirnya
beliau keluar dan memutuskan membuka usaha sendiri.
kuncinya mereka tetap memelihara dan memperluas
jaringan dengan rekan-rekan mereka sesama pengusaha
dulu serta terus belajar dan menggali informasi
peluang bisnis yang ada.dan tentu saja tetap punya
mimpi mempunyai usaha sendiri bukan menghabiskan usia
untuk menunggu perintah orang.
setuju ga setuju...ini hanya wacana...
cheers..
Saturday, November 17, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment